Toko Online Sendiri di Yogyakarta
Daerah ini punya program pendampingan UMKM sendiri lengkap dengan subsidi ongkos kirim, dan evaluasinya menyebut pemanfaatannya belum optimal. Toko sendiri melengkapi bantuan itu dengan tempat pesanan mendarat atas nama Anda.
Langganan mulai Rp 59.000 per bulan dengan komisi platform 0%. Biaya pemrosesan pembayaran, ongkir, domain, dan desain tambahan dihitung terpisah.
Dinas Koperasi dan UKM DIY mencatat 42.191 UMKM di Kota Yogyakarta pada 2024, naik dari 39.807 pada 2023 dan 32.793 pada 2022. Pertambahannya rapi tiap tahun, dan sebagian besar pendatang baru itu masuk lewat lapak marketplace karena di sanalah pembeli sudah berkumpul. Halaman ini untuk penjual Jogja yang sudah melewati tahap itu: lapak sudah jalan, ulasan sudah terkumpul, dan pertanyaannya sekarang berapa yang tertinggal di potongan tiap bulan serta apa yang bisa dikerjakan sebuah alamat sendiri.
SiBakul Jogja menyediakan subsidi ongkos kirim untuk meringankan beban ongkir yang kerap menghambat penjualan online UMKM, tetapi evaluasi pada Agustus 2026 menyebut pemanfaatannya belum optimal karena literasi digital masih terbatas.
Bantuan ongkir tidak menyelesaikan soal kepemilikan pembeli
Subsidi menurunkan harga akhir yang dilihat pembeli. Yang tidak ikut turun adalah kenyataan bahwa nama dan kontak pembeli tetap tinggal di platform tempat pesanan itu dibuat.
Wisatawan membeli sekali lalu pulang
Pembeli kios di kawasan wisata sering baru ingin memesan lagi setelah sampai di kotanya. Kalau tidak ada alamat toko yang bisa mereka buka, pesanan susulan itu berpindah ke penjual lain.
Kerajinan sulit dijelaskan dalam kolom seragam
Bahan, teknik, dan lama pengerjaan adalah alasan orang membayar lebih. Kolom deskripsi lapak dipakai sama untuk semua kategori dan jarang cukup untuk hal itu.
Ekosistem penjual di Yogyakarta
Pasar Beringharjo di Jalan Pabringan menempati lahan 27.087 meter persegi dengan bangunan 55.443 meter persegi menurut data 2017, dan Teras Malioboro menampung tidak kurang dari 800 kios UMKM hasil relokasi pedagang Jalan Malioboro yang tercatat pada Juli 2026. Di belakang dua tempat itu ada 42.191 UMKM Kota Yogyakarta pada 2024. Angka-angka tersebut menjelaskan kota yang penjualannya bertumpu pada orang yang datang, sementara pembelian keduanya hampir selalu terjadi dari jauh setelah tamu itu pulang.
Pasar Beringharjobatik, kain, dan jamu
Pasar terbesar Kota Yogyakarta dengan luas lahan 27.087 meter persegi dan luas bangunan 55.443 meter persegi menurut data 2017.
Teras Malioborokuliner, kerajinan, dan fesyen
Menampung tidak kurang dari 800 kios UMKM hasil relokasi pedagang Jalan Malioboro, tercatat pada Juli 2026.
UMKM binaan SiBakul Jogjaberagam, dari kuliner sampai kriya
Program milik pemerintah daerah yang menggandeng Pos Indonesia, Paxel, Grab, dan JNE, serta menyediakan subsidi ongkos kirim untuk pesanan daring.
Perajin dan penjual suvenir kotakriya, kaos, dan oleh-oleh
Bagian dari 42.191 UMKM Kota Yogyakarta yang tercatat pada 2024, naik dari 39.807 pada 2023 dan 32.793 pada 2022.
Kurir
Pos Indonesia, Paxel, Grab, dan JNE menjadi mitra logistik program SiBakul Jogja, dan kurir besar lainnya melayani kota ini dengan penjemputan harian.
Kebiasaan bayar
Pembeli yang ingin membayar di tempat lebih cocok diarahkan ke lapak marketplace. Di toko sendiri pembayaran dilakukan di muka lewat QRIS, transfer bank, atau virtual account, dan pesanan langsung masuk begitu dana terkonfirmasi.
Ongkir
Ongkos kirim kerap menghambat penjualan daring UMKM, dan itulah alasan program daerah menyubsidinya. Di toko sendiri tarif tiap kurir tampil sebelum pembeli membayar, jadi tidak ada kejutan di layar terakhir.
Musim ramai
Peluang kanal sendiri
Bantuan ongkir menurunkan satu hambatan, dan hambatan berikutnya adalah ke mana pesanan itu mendarat. Kota ini setiap tahun menerima tamu yang membawa pulang satu barang dan menceritakannya kepada orang lain, sehingga permintaan susulan datang dari luar daerah tanpa perlu dicari. Yang menentukan permintaan itu berakhir di mana adalah apakah penjualnya punya alamat yang bisa dibuka, atau hanya nama toko di dalam sebuah aplikasi.
Contoh hitungan untuk Yogyakarta
Contoh ini memakai 130 pesanan per bulan dengan rata-rata Rp 145.000 per pesanan, jadi omzetnya Rp 18.850.000 sebulan. Toko diasumsikan ikut program gratis ongkir. Ganti angkanya di kalkulator kalau tokomu berbeda.
| Platform | Per bulan | Setahun | Porsi omzet |
|---|---|---|---|
| Shopee | Rp 2.801.500 sampai Rp 2.895.750 | Rp 33.618.000 sampai Rp 34.749.000 | 14,86 sampai 15,36 persen |
| Tokopedia | Rp 1.704.300 sampai Rp 2.060.500 | Rp 20.451.600 sampai Rp 24.726.000 | 9,04 sampai 10,93 persen |
| TikTok Shop | Rp 1.704.300 sampai Rp 2.060.500 | Rp 20.451.600 sampai Rp 24.726.000 | 9,04 sampai 10,93 persen |
| Lazadarentang seluruh kategori | Rp 1.246.375 sampai Rp 2.801.500 | Rp 14.956.500 sampai Rp 33.618.000 | 6,61 sampai 14,86 persen |
| Toko sendiriToko Aksara | Langganan tetap mulai Rp 59.000 per bulan, komisi platform 0% | ||
Biaya pemrosesan pembayaran, ongkir, dan domain di sisi toko sendiri dihitung terpisah dan besarnya mengikuti metode bayar serta kurir yang dipakai, jadi tidak ditampilkan sebagai satu angka.
Sejak 17 Juni 2026 penjual mikro dan kecil yang terverifikasi lewat Sapa UMKM dan menjual produk dalam negeri mendapat potongan biaya platform minimal 50 persen di Shopee, TikTok Shop, dan Lazada. Penjual lintas negara tidak termasuk.
Perkiraan, dicek 2026-09-09. Angka bisa berubah, cek sumber resmi platform.
Hitung biaya kanal Anda
Masukkan omzet bulanan dan rata-rata nilai pesanan untuk melihat perkiraan biaya yang Anda bayarkan ke marketplace. Perhitungan memakai jadwal biaya di tabel atas.
Perkiraan biaya Shopee per bulan
Rp 2.047.500
Setara 10,86 persen dari omzet, dari sekitar 130 pesanan.
- Komisi kategori
- Rp 1.885.000
- Biaya proses pesanan
- Rp 162.500
- Program ongkir dan promo
- Rp 0
- Tambahan pre-order
- Rp 0
- Biaya layanan logistik
- Rp 0
- Per Rp 1 juta omzet
- Rp 108.621
- Setahun
- Rp 24.570.000
Kalau 25 persen omzet dilayani dari toko sendiri
Biaya Shopee turun ke Rp 1.543.500 per bulan. Porsi yang pindah memakai langganan tetap mulai Rp 59.000 per bulan dengan komisi platform 0%, di paket Kios.
Angka ini belum menghitung biaya pemrosesan pembayaran, ongkir, dan domain di sisi toko sendiri. Besarnya mengikuti metode bayar yang dipilih pembeli dan kurir yang dipakai, jadi kami tidak menampilkannya sebagai satu angka.
Perkiraan, dicek 2026-09-09. Angka bisa berubah, cek sumber resmi platform sebelum memakainya untuk keputusan harga.
Yang berubah setelah punya toko sendiri
Lapak marketplace tetap jalan. Yang bertambah adalah alamat yang Anda kendalikan, data pembeli yang tersimpan, dan biaya yang bisa dihitung di muka.
Peran marketplace
Tempat wisatawan dan pembeli luar kota menemukan produk Jogja tanpa tahu nama pembuatnya. Untuk penemuan pertama, kolom pencarian aplikasi masih paling ramai.
Peran toko sendiri
Tempat pembeli yang sudah memegang barangnya kembali memesan. Di sini cerita produk, ukuran, dan cara perawatannya bisa ditulis lengkap, dan pesanan masuk atas nama toko.
Langkah pertama
Naikkan satu lini produk yang paling sering ditanya ulang, tulis halaman tentang bahan dan cara perawatannya, lalu pasang tautannya di bio media sosial dan di kartu yang ikut dalam paket.
Paket Kios biasanya cukup
UMKM Jogja yang baru menambah kanal biasanya butuh katalog yang benar, QRIS, dan alamat sendiri lebih dulu. Paket Kios sudah membawa keduanya beserta domain sendiri, dan promo terjadwal bisa ditambah belakangan saat penjualan sudah rutin.
- Katalog produk dengan varian, foto per warna, dan harga grosir
- Pembayaran QRIS
- Checkout tanpa pembeli harus mendaftar
- Logo, warna, dan kontak toko diatur dari admin
- Ongkir otomatis 10 kurir, nomor resi, dan pelacakan
- Domain sendiri, di semua paket
Toko online untuk produk dan kota lain
Setiap halaman memakai data biaya yang sama, dengan konteks pembeli dan pengiriman yang berbeda.
- 01
Bapperida DIY: data UMKM kabupaten dan kota di DIYDicek 2026-09-09
- 02
Pemkot Yogyakarta: profil Pasar BeringharjoDicek 2026-09-09
- 03
Antara Jogja: penguatan UMKM sebagai penggerak perekonomianDicek 2026-09-09
- 04
Antara Jogja: evaluasi subsidi ongkir SiBakulDicek 2026-09-09
- 05
SiBakul Jogja: mitra logistik programDicek 2026-09-09
Pertanyaan Umum
Find answers to the most common questions below.
Siap Bergabung dengan Klien Sukses Kami?
Hubungi kami hari ini untuk penawaran khusus dan audit website gratis.

